Cara Baik Menetaskan Telur Bebek

Cara Menetaskan Telur Bebek itu yang akan penulis uraikan disini, sebelumnya di telah di postkan juga Cara Menetaskan Telur Puyuh. Tidak jauh berbeda cara dan metode yang akan kita lakukan dalam menetaskan telur puyuh maupun telur ayam, untuk mengetahui cara menetaskan nya tak berlama-lama langsung saja kita simak.

Yang pertama kita perhatikan adalah Pemilihan Telur Bebek yang akan kita tetaskan, untuk memperoleh Telur Bebek yang baik
disarankan untuk memiliki Indukannya sendi, jadi kita dapat memastikan bahwa Telur yang akan kita tetaskan berkualitas baik. dibandingkan kita membelinya di pasar akan membuat kita kesulitan dalam memilih Telur yang Baik.

Calon Indukan yang baik memiliki ciri sebagai berikut :
  1. Bebek yang siap bertelur berumur 4-5 bulan.
  2. Jenis Bebek Rambon lebih disarankakn karna dapat di Ternakan dimana saja, baik dengan digembalakan, maupun dikandang.
Untuk Telur yang Baik Memiliki Ciri :
  1. Jangan menetaskan telur bebek yang berwarna terlalu putih atau terlalu biru (Jika telur bebek terlalu putih biasanya DOD nya kecil, jika telurnya terlalu biru biasanya susah pecah dan jika berhasil biasanya bebeknya lumpuh)
  2. Telur bebek yang ditetaskan jangan berumur lebih dari 4 hari, telur bebek yang berumur lebih dari 4 hari biasanya kualitasnya sudah kurang bagus.
  3. Telur dalam kondisi bersih.
  4. Kulitnya halus.
  5. Tebal kulitnya rata, agar saat menetas dapat serentak.
Setelah Telur Bebek yang akan di tetaskan sudah ada dan siap, kita akan mempersiapkan untuk menuju proses penetasan. Proses penetasan dapat kita lakukan dengan menggunakan Mesin Penetas Telur yang terbuat dari kayu, dimana Alat ini harus dapat menjaga suhu di dalamnya dan menjaga kelembaban-nya. untuk cara membuat Box Mesin Penetas Telur dapat dilihat disini.

Untuk apa saja yang harus dilakukan selama Telur Beber berada di dalam Mesin Penetas dapat kita simak Sebagai Berikut :
  1. Atur suhu dan kondisikan agar terjaga stabil.                                                                              Untuk umur telur 1 – 24 hari 38oC  ( 99oF – 101oF )
    Untuk umur telur 25 – 28 hari sebaiknya  distabilkan  100 s/d 101oF
  2. Mengatur kelembapan ,  yang baik dalam mesin tetas dari hari ke 1 sampai hari ke 25 yaitu antara 55% – 65% setelah hari ke 25 kelembapan sebaiknya dinaikan menjadi 75%. Pada  mesin tetas sederhana untuk mengatur kelembapan dengan cara menaruh bak / baki yang diisi air di bawah rak telur dan untuk menambah kelembapan dengan menyemrot telur dengan air secukupnya setelah itu diangin anginkan,  dilakukan setiap beberapa kali ( 2 – 3 kali ) dalam satu hari  pada saat pembalikan telur.
  3. Candling (memeriksa perkembangan telur  dengan cara meneropong telur  menggunakan cahaya lampu). 
    Pemeriksaan Pertama : Pada hari ke 4                                                                               Pemeriksaan Kedua    : Pada hari ke 10
    Pemeriksaan Ketiga    :  Pada hari ke 20,                                                                                        Telur yang kosong atau mati harus segera di singkirkan. Ciri- ciri telur yang mengalami perkembangan adalah adanya serabut darah di dalam telur jika diteropong, dan serabut itu terus berkembang tiap harinya.
  4.  Menjaga Posisi telur  dan pembalikannya secara teratur, disarankan pada jam yang sama dan jangan terlalu lama membuka Box Mesin Penetas karna suhu didalamnya akan turun dan berefek kegagalan.
    Lebih Jelasnya Seperti Prosedur Dibawah ini :
      - Pada Mesin tetas sederhana biasanya sebagian penetas ada yang menempatkan telur dengan posisi tergeletak ( tiduran ) dan ada juga penetas yang menempatkan telur dalam mesin dengan posisi berdiri miring 45 derajat dengan bagian tumpul diatas.telur dan ditempatkan pada rak yang sama dari proses awal sampai akhir penetasan.
      - Pada hari ke 2 s/d hari ke 25 pembalikan telur dilakukan 3 kali sehari., telur juga perlu di angin anginkan selama 5 – 10 menit, waktu pelaksaan pembalikan telur ini dapat bersamaan dengan pembasahan ( telur disemprot air secukupnya ) biarkan pintu mesin tetas terbuka sebentar untuk mengangin -  anginkan telur.
      - Setelah hari ke 25 atau pada tiga hari terakhir menjelang penetasan sebaiknya telur tidak perlu di balik / di putar. kelembapan perlu dinaikan sedikit untuk membantu proses retaknya cangkang (pipping ). Jika dibutuhkan kita perlu juga dapat membantunya dengan memecahkan cangkang telurnya karena cangkang telur bebek lebih tebal dari telur ayam.
Semoga artikel ini dapat bermanfat dan akan membatu pembaca dalam memulai Berternak Bebek.
Baca juga Cara merawat Anak Bebek yang baru menetas.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

43 comments

Write comments
EDI SAPUTRO
AUTHOR
April 12, 2013 at 7:50 PM delete

Salam wek-wek....seru banget infonya.....sekalian saya mau tanya, boleh ya.........

- Pada saat pemilihan telur yang hendak ditetaskan, biasanya telur yang fertil jika diteropong, di tandai dengan titik hitan di ujung umpul. titik itu jika saya amati ada yang berbentuk bulat yang letaknya tepat di tengah ujung tupul, dan ada yang di pinggir.....lalu telur yang mana yang baik untuk ditetaskan?........lain dari pada itu ada titik yang tidak beraturan bentuknya......apakah itu bisa ditetaskan?.....
-Saya sementara mencoba menetaskan telur dengan menggunakan mesin tetas....sudah beberapa kali, hasilnya belum maksimal.........banyak telur yang belum menetas di hari ke 28 up. setelah di buka, ternyata sebenarnya sudah jadi bebek hanya saja sudah mati....dan itu banyak ekali........apa ya bos penyebabnya?

Trimakasih sudah mau berbagi

Reply
avatar
Ryan Ipoli
AUTHOR
May 22, 2013 at 10:17 AM delete

Tank's infonya !
Saya memulai mengopen telor bebek dgn hasil yg kurang maksimal. Padahal suhu dan kelembaban sudah terjaga. Saya mau tanya apa yg membuat hasil pengopenan kurang maksimal? Bagaimana solusinya? Terima kasih.

Reply
avatar
July 19, 2013 at 4:24 PM delete

Mau tanya untuk mnggu2 terakhir pada proses penetasan hari ke 27-29 selain di semprot dgn sprayer apa perlu dbantu meretakan cangkang apa gmna,cz kdang2 ada yg itiknya mati krna g bsa keluar.
Mohon dijawab.

Reply
avatar
zane pedia
AUTHOR
August 9, 2013 at 3:40 PM delete

Terimakasih infonya,,,,
Saya mau tanya gan, saya ada menetaskan telur bebek jumlah 20 butir, trus yang menetas cuma 2, knp ya?

Reply
avatar
chris
AUTHOR
October 16, 2013 at 3:58 PM delete

mksh atas infoNya...

Reply
avatar
Anonymous
AUTHOR
November 2, 2013 at 11:13 PM delete

kira-kira tempat penetasan perlu dikasih ventilasi gak ya,,,??

Reply
avatar
Noor Rois
AUTHOR
November 26, 2013 at 2:45 AM delete

Koreksi bro
1 untuk pembalikan telur agar suhu telur merata sebaiknya di lakukan tiap 4 jam sekali
2 peneropongan bisa di lakukan pada hari ke 5 dan di sarankan untuk tidak membaliknya selama hari pertama terus hari ke 10 kemudian hari ke 18
3 untuk penyemprotan dan pendinginan atau di sebut pengudaraan telur sebaiknya di lakukan pada umur 18 hari dan seterusnya kalau anda sempat sebaiknya pada hari ke 18 dan selanjutnya telur di keluarin untuk di dinginkan selama 1/4 jam kemudian di elap dengan kain yg di celup air angat2 kuku
Itu aja koreksi dr saya

Reply
avatar
Noor Rois
AUTHOR
November 26, 2013 at 2:59 AM delete

Begini bro kalau anda melakukan proses penetasan dengan tepat pasti tak perlu dengan bantuan untuk membukanya karena hanya akan membuat anak itik mati setelah sehari atau dua hari
Anda perhatikan baik baik
Setelah umur telur mencapai 18 hari anda perlu waktu untuk mengeluarkanya dari mesin tetas setelah dzuhur selama 1/4 jam setelah itu cukup di lap dengan kain yg di celupin ke air angat2 kuku kemudian di peras sedikit jangan terlalu kebanyakan air atau di semprot karena hanya akan menambah kadar air di dalam telur setelah telur mengering masukkan ke dalam mesin tutup rapat2 kemudian jaga suhu temperaturnya lakukan sampai telur menetas
Semoga berhasil

Reply
avatar
Noor Rois
AUTHOR
November 26, 2013 at 3:02 AM delete

Tidak perlu
Cukup anda membuka pintunya sedikit di saat telur terasa melebihi ukuran panasnya

Reply
avatar
Noor Rois
AUTHOR
November 26, 2013 at 3:18 AM delete

Banyak penyebabnya
1 bibit yg kurang baik
2 pembalikan tidak teratur
3 suhu terlalu panas atau terlalu dingin
Kelembaban tidak sesuae

Reply
avatar
dennie_ernando
AUTHOR
December 14, 2013 at 3:32 PM delete

manteb infonya, untuk umur 25 hari up, diatas diterangkn suhu dikurangi 1-2 drajat,sy kurang sependapat. krena kalo shu diturunkan, embrio akan kehilangan energi shg mati didalam cangkang, suhu ditambah dan kelembban dtambah untuk mempermudah pecahnya cangkang, kalo slah koreksi mkch...

Reply
avatar
kebix Rudy
AUTHOR
December 30, 2013 at 11:39 AM delete

terimakasih infonya gan.

Reply
avatar
ary yank merindu
AUTHOR
December 30, 2013 at 11:05 PM delete

Aku berminat untuk.menetaskan.telur bebek

Reply
avatar
ary yank merindu
AUTHOR
December 30, 2013 at 11:09 PM delete

Tapi gk paham n gak tau gimna alat2 nya.....butuh bimbingan

Reply
avatar
zemplenk solo
AUTHOR
January 27, 2014 at 4:30 PM delete

gan penyemprotannya sebaiknya memakai air dingin apa air hangat makasih seblmnya gan

Reply
avatar
brata
AUTHOR
March 7, 2014 at 8:22 PM delete

saya baru pertama kali mencoba menetaskan telur dengan mesin tetas buatan sendiri , saya masukan telur 20 menetas 9 + mati setelah tetas 1 sisanya belum menetas Apa penyebabnya mohon infonya

Reply
avatar
senja mustika
AUTHOR
March 18, 2014 at 8:15 PM delete

mengeluarkan telur & mengelapnya di lakukan berapa kali bro,

Reply
avatar
April 13, 2014 at 6:49 AM delete

saya mau tanya kn telor bebek klo udah dimsukn ke alat pnetas tlor itu kn klo udh 3 hari hrus di dingin kn itu hrus setiap hari / gimna mhon infonya?

Reply
avatar
May 28, 2014 at 6:22 AM delete

salam koek - koek maap bro saya pemula menetaskan telor bebek, saya mu tanya apakah suhu nyampe 40 c -/102, di hari ke dua akan menyebabkan kematian emrio krna saya ketiduran tapi sekarang suhunya dah normal kembali.

Reply
avatar
irsan nur mks
AUTHOR
June 14, 2014 at 6:03 PM delete

Permisi sy mau nanya, apaya
penyebab2 kegagalan penetasan telur bebek selain yg diuraikan diatas?

Reply
avatar
August 8, 2014 at 7:36 PM delete

Diatas merupakan penyebabkegagalan yang bersiffat teknis, dengan mencoba dan tekun semua kegagalan akan berubah menjadi sebuah keberhasilan

Reply
avatar
August 8, 2014 at 7:36 PM delete This comment has been removed by the author.
avatar
iman d
AUTHOR
December 16, 2014 at 12:23 PM delete

mantap info nya broo...

salam sukses ...
imand byrob

menjual mesin penetas telur otomatis >> tetomatic.weebly.com <<

Reply
avatar
iman d
AUTHOR
December 16, 2014 at 12:26 PM delete

sebaiknya gunakan cara modern dengan mesin tetas otomatis

salam sukses ...
imand byrob

menjual mesin penetas telur otomatis >> tetomatic.weebly.com <<

Reply
avatar
August 3, 2015 at 10:37 AM delete

wah kalau sudah mahir bikin mesin sendiri bisa jadi bisnis jual mesin dong gan :D thanks infonya :D

Reply
avatar
August 13, 2015 at 11:06 PM delete

Ikut gabung,,sekedar info aja untuk telur yang berumur 24-26 hari kita harus rajin mengecek isi telurnya,,kalau saya biasanya untuk telur yang kulitnya keras saya retakin sedikit agar bibit dapat keluar dan saya kasih sedikit air,biasanya ada sedikit darah tapi gak apa-apa daripada mati di dalam telur..

Reply
avatar
September 6, 2015 at 11:31 PM delete

Info yang berguna sekali friend

Reply
avatar
Danyu Wae
AUTHOR
November 17, 2015 at 5:12 PM delete

Itu kalo mesin yg full otomatis apa kelebihanya dari mesin yg manual ga ...?

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
December 19, 2015 at 10:14 PM delete

gan..kalau pakai mesin penetas otomatis kemungkinan berapa persen berhasilnya...apakah ada proses pembalikan manual?

Reply
avatar
aan fajri
AUTHOR
January 27, 2016 at 7:28 PM delete

Kang klu pada hri ke 28 telur bnyak yang tidak jdi knpa ya.pada hari ke 4 embrio ada

Reply
avatar
aan fajri
AUTHOR
January 27, 2016 at 7:29 PM delete

Kang klu pada hri ke 28 telur bnyak yang tidak jdi knpa ya.pada hari ke 4 embrio ada

Reply
avatar
Jefri Joely
AUTHOR
April 6, 2016 at 1:26 PM delete

yang di kurangkan suhunya cuma 1F hingga 2F,bukan derhat celcius(C).ini gak apa apa

Reply
avatar
December 7, 2016 at 10:53 PM delete

terima kasih, dari sini saya jadi bertambah wawasan, sebelumnya selalu gagal menetaskan telur bebek. semoga setelah ini bisa berhasil dan tak banyak mengalami kegagalan lagi.

Reply
avatar
December 7, 2016 at 10:57 PM delete

kami biasa menetaskan telur puyuh, dan berkeinginan untuk belajar menetaskan telur bebek juga. dan akhirnya ketemu artikel yang cukup membantu bagi pemula seperti saya, yaitu di sini. makasih sudah share ilmunya min :)

Reply
avatar